Menjelang akhir kepemimpinan Moh. Nuh sebagai Mendikbud, sebagai pelengkap dari K-13 yang sebelumnya telah diperkenalkan, Kemendikbud meluncurkan Kurikulum 2013 untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).  Berikut terlampir file pemendikbud tersebut beserta lampirannya (dalam format PDF).

permendikbud_tahun2014_nomor146

permendikbud_tahun2014_nomor146_lampiran_I

permendikbud_tahun2014_nomor146_lampiran_II

permendikbud_tahun2014_nomor146_lampiran_III

permendikbud_tahun2014_nomor146_lampiran_IV

permendikbud_tahun2014_nomor146_lampiran_V

Selamat membaca dan mempelajarinya ….

Permendikbud terakhir pada era kepemimpinan  Moh. Nuh sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah permendikbud No. 159 Tahun 2014 yang isinya tentang Evaluasi Kurikulum.

Berikut ini … salah satu satu snapshot:

Picture1File secara lengkap dapat diunduh disini

permendikbud-no-159-thn-2014

Selamat membaca …

 

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 54.000 kali di 2014. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 20 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Guna menghindari salah tafsir dan sebagai landasan hukum tentang penerapan (implementasi) kurikulum 2013 di sekolah-sekolah, maka Mendikbud Anies Baswedan mengeluarkan Peraturan Menteri (permen) Nomor 160 Tahun 2014 yang  menegaskan ulang penghentian pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13) bagi sekolah-sekolah  yang baru 1 (satu) semester melakukannya pada tahun Pelajaran 2014/2015 dan Meneruskan implementasi K-13 bagi sekolah-sekolah yang telah 3 (tiga) semester menerapkan K-13 di sekolahnya.  Permendibud tersebut merupakan Peraturan Menteri pertama yang diterbitkan oleh Mendikbud Anies Rasyid Baswedan.

Secara lengkap Permendikbud tersebut dapat diunduh di bawah ini:

permendikbud_pemberlakuan_K_06-1_hasil_Rapim_11_Des_2014-3

 

Gegap gempita  – kepala sekolah, guru, dan peserta didik menyambut penghentian kurikulum 2013 bagi semua sekolah yang baru saja menerapkan kurikulum 2013 selama 1 semester.

Dasar hukumnya jelas, karena Mendikbud Anies Baswedan mengeluarkan surat penghentian  kurikulum 2013 dengan 3 keputusan sebagai berikut:

  1. Menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang baru menerapkan satu semester, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2014/2015. Sekolah-sekolah ini supaya kembali menggunakan Kurikulum 2006. Bagi Ibu/Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, mohon persiapkan sekolah untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006 mulai semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015. Harap diingat, bahwa berbagai konsep yang ditegaskan kembali di Kurikulum 2013 sebenarnya telah diakomodasi dalam Kurikulum 2006, semisal penilaian otentik, pembelajaran tematik terpadu, dll. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi guru-guru di sekolah untuk tidak mengembangkan metode pembelajaran di kelas. Kreatifitas dan keberanian guru untuk berinovasi dan keluar dari praktik-pratik lawas adalah kunci bagi pergerakan pendidikan Indonesia.
  1. Tetap menerapkan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang telah tiga semester ini menerapkan, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan menjadikan sekolah-sekolah tersebut sebagai sekolah pengembangan dan percontohan penerapan Kurikulum 2013. Pada saat Kurikulum 2013 telah diperbaiki dan dimatangkan lalu sekolah-sekolah ini (dan sekolah-sekolah lain yang ditetapkan oleh Pemerintah) dimulai proses penyebaran penerapan Kurikulum 2013 ke sekolah lain di sekitarnya. Bagi Ibu dan Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, harap bersiap untuk menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013. Kami akan bekerja sama dengan Ibu/Bapak untuk mematangkan Kurikulum 2013 sehingga siap diterapkan secara nasional dan disebarkan dari sekolah yang Ibu dan Bapak pimpin sekarang. Catatan tambahan untuk poin kedua ini adalah sekolah yang keberatan menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013, dengan alasan ketidaksiapan dan demi kepentingan siswa, dapat mengajukan diri kepada Kemdikbud untuk dikecualikan.
  1. Mengembalikan tugas pengembangan Kurikulum 2013 kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pengembangan Kurikulum tidak ditangani oleh tim ad hoc yang bekerja jangka pendek. Kemdikbud akan melakukan perbaikan mendasar terhadap Kurikulum 2013 agar dapat dijalankan dengan baik oleh guru-guru kita di dalam kelas, serta mampu menjadikan proses belajar di sekolah sebagai proses yang menyenangkan bagi siswa-siswa kita.

Secara lengkap dapat didownload di bawah ini:

SURAT MENTERI atau untuk versi docx disini Surat Mendiknas Anies B ttg Pelaksanaan Kurnas 2013

Berikut terlampir file yang dimaksud … silakan diunduh. ….

Permendikbud Nomor 057 Tahun 2014. ttg Kurikulum SD

Kurikulum SD – LAMPIRAN 1:

Lampiran I Permen Nomor 57 tahun 2014_a dan Lampiran I Permen nomor 57 tahun 2014_b

Kurikulum SD – LAMPIRAN 2:

Pendidikan Agama:

1a. SILABUS Agama Islam SD

1b. SILABUS Agama Kristen SD

1c. SILABUS Agama Katolik SD

1d. SILABUS Agama Hindu SD

1e. SILABUS Agama Buddha SD

1f. SILABUS Agama Khonghucu SD

Tematik Terpadu:  –

(lebih…)

Berikut terlampir file-file buku Siswa Kelas 2 – K 13 dalam format pdf yang telah dioptimasi agar “besar” (siza) filenya optimal:

K2 BS Tema 1_Hidup Rukun

K2 BS Tema 2_Bermain di Lingkunganku

K2 BS Tema 3_Tugasku Sehari-hari

K2 BS Tema 4_Aku dan Sekolahku

K2 BS Tema 5_Hidup Bersih dan Sehat

K2 BS Tema 6_Air Bumi dan Matahari

K2 BS Tema 7_Merawat Hewan dan Tumbuhan

K2 BS Tema 8_Keselamatan di Rumah dan Perjalanan

File-file dalam format pdf  di atas  dapat dimasukkan ke dalam laptop atau tablet berbasis android sehingga dapat digunakan secara optimal dan “paperless” .

Silakan diunduh.  Selamat Belajar ….

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.