Buku Dongeng Nusantara dan Gerakan Literasi Nasional

Baru-baru ini Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan beberapa buku yang bergenre dongeng atau legenda dari Seluruh Nusantara.  Buku-buku tersebut merupakan salah satu wujud Gerakan literasi Nasional yang bertujuan memperkaya khazanah buku bacaan yang bermutu untuk kalangan pelajar.

Lanjutkan membaca “Buku Dongeng Nusantara dan Gerakan Literasi Nasional”

Buku Panduan Kurikulum 2013 (K-13) – PAUD Tahun 2015

Berikut terlampir 11 buku panduan yang terkait dengan Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berguna bagi guru-kepala sekolah-pemerhati pendidikan-pemangku kebijakan, dan pihak-pihak lainnya (format pdf)… Berikut Buku-buku yang dimaksud:  (monggo diunduh ..)

01.Kurikulum-PAUD_What-Why-How_2015

02.Kerangka-Dasar & Struktur-Kurikulum PAUD K-13_2015

03.Penyusunan KTSP PAUD_2015

04.Penyusunan-SOP Satuan PAUD

05.Penanaman-Sikap-PAUD_2015

06.Pedoman-Pengelolaan-Kelas-PAUD_2015

07.Pedoman-Pengembangan-Tema-Pembelajaran PAUD_2015

08.Penyusunan-RPP-PAUD_2015

09.Pedoman-Pengelolaan-Pembelajaran-PAUD_2015

10.Pedoman-Penilaian-Pembelajaran-PAUD_2015

11.Panduan-Penyelenggaraan-Gebyar-PAUD_2015

Selamat membaca dan belajar ….

Kurikulum KTSP (K-2006) – Standar Isi

Buat Teman-teman di Magister Pendidikan UPH Graduate – Batch 35 .. berikut terlampir file Standar Isi (Permendikbud No. 22 Tahun 2006)

SD per Mata Pelajaran …

06. AGAMA KRISTEN SD 11. AGAMA KATOLIK SD 26. PPKN SD-MI 31. BHS.IND. SD-MI 37. MATEMATIKA SD-MI 42. IPA SD-MI 47. IPS SD-MI 52. SENI-BUD SD-MI 57. Penjas SD-MI

SMP per Mata Pelajaran

01. AGAMA ISLAM-SMP 06. AGAMA KRISTEN SMP 11. AGAMA KATOLIK-SMP 16. AGAMA HINDU SMP 21. AGAMA BUDDHA SMP 26. PPKN SMP 31. BHS.IND SMP-MTs 41. MAT SMP-MTs 46. IPA_SMP-MTs 51. IPS-SMP-MTs 56. SENI BUDAYA SMP-MTs 57. Keterampilan SMP-MTs 62. Penjas SMP-MTs 67. TIK SMP-MTs

SMA per Mata Pelajaran

01. AGAMA ISLAM-SMA 07. AGAMA KRISTEN SMA 12. AGAMA KATOLIK-SMA 17. AGAMA HINDU SMA 22. AGAMA BUDHA SMA 27. PKn-SMA-MA 32. BHS-IND-SMA-MA 44. MAT SMA 52. FISIKA SMA 53. BIOLOGI-SMA 54. KIMIA SMA 66. Sejarah_SMA 67. Geografi SMA 68. EKONOMI SMA 69. Sosiologi SMA 70. Antropologi SMA 76. SENI BUDAYA SMA 82. Penjas_SMA 87. TIK SMA 88. Keterampilan SMA 89. Sastra-ProdiBhs_SMA-MA 90. BHS-ProdiBhs_SMA-MA 93. Jerman Prog Bahasa-SMA-MA 94. Jerman Prog Pilihan-SMA-MA 95. Prancis Prog Bahasa-SMA-MA 96. Prancis Prog Pilihan-SMA-MA 97. Jepang Prog Bahasa-SMA-MA 98. Jepang Prog Pilihan-SMA-MA 99. Mandarin Prog Bahasa-SMA-MA 100. Mandarin Prog Pilihan,SMA-MA

Selamat mengunduh dan belajar ….

Learn – Unlearn – Relearn: Dimensi Lain Belajar

Secara sederhana belajar  atau dalam bahasa Inggrisnya “learn” dapat diartikan sama dengan bunyi slogan “Learn – Unlearn – Relearn”, slogan tersebut merupakan kutipan pernyataan futurolog Alvin Toffler “The illiterate of the 21st Century will not be those who cannot read or write, but those who cannot learn, unlearn and relearn.

Lanjutkan membaca “Learn – Unlearn – Relearn: Dimensi Lain Belajar”

Permendikbud No. 104 tentang Standar Penilaian

Bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kurikulum pendidikan adalah bagaimana menilai proses pembelajaran yang sudah dilakukan peserta didik.  Untuk itu diperlukan sebuah Standar Penilaian yang sesuai.  Artinya sebuah standar baku yang dapat digunakan untuk memberikanpenilaian yang sifatnya otentik.  Menilai apa yang seharusnya dinilai dan mengukur apa yang seharusnya diukur.

Berikut terlampir file Standar penilaian, yaitu PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 104 TAHUN 2014 TENTANG PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH dalam beserta lampirannya dalam format PDF.  Diterbitkan pada 08 Oktober 2014.

permendikbud_tahun2014_nomor104

permendikbud_tahun2014_nomor104_lampiran

 

 

 

Sekolah Dambaan Masyarakat

Abstrak

Masih banyak masyarakat yang keliru memahami tujuan pendidikan di sekolah dan tidak atau kurang memperhatikan tujuan pendidikan nasional secara utuh. Pemahaman yang demikian juga mengakibatkan motivasi orang tua menyekolahkan anaknya dan motivasi anak belajar di sekolah beraneka ragam. Tulisan ini membahas tujuan penyelenggaran pendidikan di sekolah dilihat dari kompetensi yang diharapkan diperoleh peserta didik melalui proses pembelajaran. Setelah menelaah berbagai aspek, tulisan ini menyimpulkan tujuan sekolah sesungguhnya serta hal-hal yang perlu dilakukan sekolah untuk mencapai tujuan itu. Gagasan penulis juga dilengkapi dengan sejumlah saran kepada sekolah dan guru untuk memenuhi harapan masyarakat termasuk harapan anak untuk memperoleh kecakap hidup yang diperlukan dalam abad 21 ini.

Kata-kata kunci: Tujuan pendidikan, sekolah, tujuan sekolah, keterampilan hidup

Lanjutkan membaca “Sekolah Dambaan Masyarakat”